Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Aqidah dan Dakwah Manhaj Salafiyah

Semoga ALLAH menguatkan saudaraku Ahlussunnah di Darul Hadits Dammaj Yaman … kemana partai dan ormas islam … giliran PRT dipancung ramai berdemi… tetapi ketika saudara muslimnya dibantai … kok diam saja … mana partai islam yang di parlemen… mana peduli kalian …??

Sungguh sangat menyedihkan dimana kepedulian umat ini (indonesia-red), disaat saudara2 muslim kita santri di dammaj, Yaman bertaruh nyawa saat diserang oleh gerombolan pemberontak SYIAH Rafidhah Houthi. Berita ini hampir atau sedikit sekali dipublish di media, di kompasiana hanya 1 postingan yang memberitakan krisis di yaman ini.Entah apakah karena mereka tidak tahu bahaya laten syiah, yang di negeri ini siang malam mereka berjuang me-syiahkan kaum muslimin, dan semenjak reformasi mereka berani unjuk gigi diantaranya melalui peringatan hari asyura, dengan topeng taqiyah banyak sudah umat yang terperdaya.berita disini.

Alhamdulillah secara pribadi saya mengikuti beritanya di jejaring social, semoga dengan berita ini banyak umat islam yang sadar akan SYIAH dan permusuhannya terhadap Islam, seperti nenek moyang mereka.

Sebagaimana kabar Minggu lalu bahwa 20 orang tewas dan 70 lainnya mengalami luka-luka dalam serangan terhadap lembaga tersebut di desa Dammaj. Menurut Muhammad al-Ammari, juru bicara demonstran, setidaknya tujuh ribu orang, termasuk perempuan dan anak-anak, berada di bawah pengepungan di Dammaj. “Mereka menghadapi pemboman setiap hari oleh Pemberontak Syiah Houthi dan mengalami kekurangan makanan dan obat-obatan,” kata Ammari. Dia mengatakan sedikitnya 26 orang tewas sejak awal blokade termasuk sedikitnya dua warga Amerika, seorang warga Prancis, Rusia dan sejumlah orang Indonesia dan Malaysia yang sedang menuntut ilmu di sekolah Darul Hadits sumber Viva news. Warga indonesia yang meninggal adalah Muhammad Shalih Al Indunisi (30th) dan Jumeiri Abdullah Al Indunisi (24th) daftar para syuhada yang lain(insyaAllah) sumber disini.


Alhamdulillah, Pemerintah melalui KBRI Yaman telah menkonfirmasi setidaknya ada 100 WNI santri indonesia yang terjebak di Darul Hadist, cuma sulitnya upaya evakuasi karena semua bantuan dari luar tidak bisa masuk kedaerah konflik akibat blokade syiah tersebut. Pemerintah sudah berusaha kabar dari pak Agus Syarif budiman (Wakil Dubes RI di Yaman):

“Kami sudah menghubungi Syaikh Yahya untuk memulangkan WNI di darul hadits dan Syaikh Yahya menyerahkan keputusan ke santri. Namun PARA SANTRI MEMILIH TINGGAL DI DAMMAJ untuk BERJUANG MELAWAN SYIAH di sana.” “Bagi kami lebih baik mati dimedan perang daripada lari sebagai pengecut lalu meninggalkan Syaikh Yahya [Pimpinan Perguruan Darul Hadits -ed] dan Penduduk Dammaj yang bertahan sendirian…..”

Bahkan hingga hari ini sudah hampir 50 hari Pemberontak Syiah memblokade Dammaj, Hari ini masih diwarnai oleh pengepungan ketat atas Dammaj, negeri ilmu dan tauhid.Penembakan sniper masih terus terjadi, dengan berbagai macam senjata ringan dan menengah. Bahkan hampir tak tersisa satu rumah santri pun melainkan terkena tembakan peluru, saking banyaknya. Wanita dan anak-anak pun jadi terbiasa mendengar desingan peluru yangg mengganggu tsb… yang kadang memecahkan jendela, menembus pintu, melukai tembok lempung, menembus tandon air di atap, atau melubangi pipa air, dsb.

Para santri tetap bertahan di tempat2 perlindungan mereka dan banyak mengingat Allah… bertasbih setiap siang dan malam, sembari menunggu pertolongan Allah yg insya Allah semakin dekat. Mereka percaya penuh kepada Allah, dan seakan melihat pertolongan Allah dengan mata kepala mereka sendiri.

Alhamdulillah, Allah sering memalingkan peluru2 tadi dari mengenai Ahlussunnah.[ sumber: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10545, oleh Ustadz Abu Hudzaifah]

13231949351572011302

Beberapa bulan yang lalu di perairan Somalia, Pemerintah RI -jazaahumullahu khairon- mengirimkan KAPAL PERANG dengan PASUKAN KHUSUS demi membebaskan 20 orang WNI dan sebuah kapal yang bernilai Triliunan Rupiah yang disandera oleh Perompak Somalia, maka pengiriman PESAWAT TEMPUR dan PASUKAN KHUSUS ke Dammaj, Yaman LEBIH PENTING lagi. Kenapa?

Kalau dulu WNI yang disandera Perompak Somalia 20 orang,… maka saat ini ada lebih dari 100 orang Pelajar Indonesia yang terkepung di Pesantren Darul Hadits Dammaj, Yaman oleh Pemberontak Syi’ah Rafidhah.

Kalau dulu Perompak Somalia hanya menginginkan HARTA, maka saat ini Pemberontak Syi’ah Rafidhah menginginkan NYAWA mereka. Bahkan telah gugur 2 orang Pelajar Indonesia yang berasal dari Medan dan Aceh, rahimahumallah wa ghafara lahuma.

Kalau dulu 20 orang WNI pergi mencari makan, maka saat ini lebih dari 100 orang Pelajar pergi mencari ILMU untuk kembali mengajarkan ILMU mereka kepada anak negerinya.

Demikian pula, kalau dulu para Pejuang “HAM” dan Media Massa “ribut” dengan 20 orang WNI yang terancam oleh Perompak Somalia atau bahkan satu orang TKI yang terancam hukuman mati di ARAB SAUDI karena dia memang bersalah, maka mengapa saat ini suara mereka hampir tidak terdengar?!

Semoga Allah jalla wa ‘ala memberikan taufiq kepada Pemerintah kaum muslimin di seluruh negeri dan memperbaiki keadaan mereka.

Ikhwani fid dien, tolong cari tahu di mana alamat orang tua dan keluarga para pelajar Indonesia yang ada di Dammaj, dan dengarkan apa keinginan mereka, lalu tolong sampaikan kepada Pemerintah kita dan beritakan secara luas di media massa. Kalau kita mau membantu, insya Allah ini salah satu jalannya, dan tentunya dengan doa kepada Allah tabaraka wa ta’ala.

Ingatkah kita tentang sebuah hadits,

“Permisalan orang yang beriman dalam hal kasih sayang, kecintaan dan belas kasih mereka bagaikan sebuah jasad. Jika ada salah satu anggota badan yang mengeluh (ditimpa sakit), maka seluruh badannya akan begadang dan ditimpa demam.” (HR.Bukhari & Muslim)

Ketika kita tidak bisa membantu materi ataupun yang lain, bantulah mereka dengan doa….sertakanlah mereka dalam untaian doa kita agar kiranya Allah menolong dan memenangkan mereka…agar Allah memberi kekalahan dan menumbangkan musuh-musuh Islam.

Jangan lupa, sertakan…sertakan nama mereka dalam untaian doa kita. Sekali lagi, ingat…sertakan…sertakan dan sertakan nama mereka dalam untaian doa kita. Sertakan! Sertakan! Janganlah lupa! Ingatlah!!!

Beritahukan pada muslimin lainnya agar menyertakan mereka dalam lantunan doa kita bagi mereka.

Kami mohon untuk menyebarluaskan berita ini melalui berbagai media; blog, email, Facebook, Twitter, dll.

Untuk Donasi Peduli di Yaman klik disini

Sumber


Add a Comment